Rabu, 04 April 2012

Makna Doa

Kebanyakan orang berdoa ketika masalah menerima mereka. Padahal, doa adalah bahan bakar yang sangat efektif untuk kendaraan kehidupan kita. Karena percuma dikala kita sudah melakukan semuanya untuk berubah tanpa diakhiri dengan doa kepada Allah SWT.

Dalam hal rejeki misalnya, Allah telah menyiapkan rejeki untuk setiap makhluknya. Baik yang melata, yang bernafas dengan paru-paru ataupun dengan pori-pori ditubuhnya, semua telah ada rejekinya.

Hanya saja, setiap rejeki ada syaratnya, yaitu usaha. Kalaupun ada makanan didepan kita, tetapi kita tidak berusaha mengambilnya, maka itu buka milik kita. Kalaupun roti sudah ada ditangan, tapi kita tidak memakannya, maka itu juga bukan rejeki kita. Jadi setiap rejeki harus disertai USAHA.

Doa diibaratkan seperti benang sewaktu main layang-lanyang ,tentu saja tanpa benang layang-layang tidak bisa di mainkannya. Juga diibaratkan seperti pohon tanpa manfaat. Doa adalah pemercepat keinginan kita terwujud. Seperti pepatah,

Roda yang berderit akan lebih cepat mendapatkan pelumas, Manusia yang berdoa, akan lebih cepat terkabul keinginannya.

Magnet, akan selalu menarik besi disekelilingnya. Begitu pula doa , akan menarik keinginan yang ada dalam doa itu terwujud. Itulah gambaran betapa penting nya doa bagi setiap orang. Bagi Remaja berdoalah agar dikuatkan imannya menghadapi setiap cobaan yang diberikan kepadanya serta kuat dalam melawan hawa nafsu. Dan selalu menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Ada empat macam doa yang akan dipercepat prosesnya yaitu: pertama, doa dari ibu kepada anaknya; kedua, doa orang yang berpuasa; ketiga,doa orang yang sedang dalam perjalanan; dan keempat,doa orang yang teraniaya.

Oleh sebab itu, kita harus berbuat baik kepada Ibu, sehingga Ibu akan sangat bahagia dan bersyukur memiliki anak yang saleh seperti kita.Sehingga, insyallah, Ibu kita pun akan selalu mendoakan kebaikan untuk kita.
"Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu" (Sydney Smith)

"Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya" (Victor Hugo)

"Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh" (Confusius)

"Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri" (Mary Mc Carthy)

"Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain" (Confusius)

"Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang"
(William J. Siegel)

"Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat" (Leroy Eims)

Rabu, 07 Desember 2011

Ayo ikuti “CONNECT & WIN” sekarang juga! Ada ratusan kesempatan mendapatkan iPad2, iPhone4, BlackBerry & Pulsa Gratis puluhan juta rupiah!!

Jumat, 04 Maret 2011

Pensil Ajaib

Melihat Neneknya sedang asyik menulis Adi bertanya, "Nenek sedang menulis apa?"

Mendengar pertanyaan cucunya, sang Nenek berhenti menulis lalu berkata, "Adi cucuku, sebenarnya nenek sedang menulis tentang Adi. Namun ada yang lebih penting dari isi tulisan Nenek ini, yaitu pensil yang sedang Nenek pakai. Nenek berharap Adi dapat menjadi seperti pensil ini ketika besar nanti."

"Apa maksud Nenek bahwa Adi harus dapat menjadi seperti sebuah pensil? Lagipula sepertinya pensil itu biasa saja, sama seperti pensil lainnya," jawab Adi dengan bingung.

Nenek tersenyum bijak dan menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana Adi melihat pensil ini. Tahukah kau, Adi, bahwa sebenarnya pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup."

"Apakah Nenek bisa menjelaskan lebih detil lagi padaku?" pinta Adi

"Tentu saja Adi," jawab Nenek dengan penuh kasih

"Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Adi, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

"Nah, bagaimana Adi? Apakah kau mengerti apa yang Nenek sampaikan?"

"Mengerti Nek, Adi bangga punya Nenek hebat dan bijak sepertimu."

Begitu banyak hal dalam kehidupan kita yang ternyata mengandung filosofi kehidupan dan menyimpan nilai-nilai yang berguna bagi kita. Semoga memberikan manfaat.

Jumat, 18 Februari 2011

Refleksi kebebasan

Secara harafiah, kebebasan dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana kita bebas untuk melakukan apa yang kita iginkan tanpa ada hambatan dan tekanan dari segala pihak. Setiap manusia sangat mendambakan dimana hidupnya dapat lepas bebas tanpa beban apapun. Namun, pada kenyataannya mayoritas manusia menggunakan kebebasan yang diberikan dengan berlebihan. Kebebasan yang berlebihan ini menyebapkan munculnya rasa egoisme yang tinggi yang pada akhirnya menjurus pada konflik hingga kekerasan. Contoh nyata yang sering kita temui adalah unjuk rasa, senioritas, tauran antar pelajar, pembunuhan, dan sebagainya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu batasan-batasan tentu agar suatu kebebasan yang diberikan tidak menjurus pada hal-hal yang negatif.

Kebebasan yang paling nyata dan paling terlihat jelas dalam kehidupanku yaitu kebebasan demokkrasi atau lebih dikenal dengan kebebasan menyampaikan pendapat. Praktik kebebasan ini sering aku alami terutama dalam menjalani hidup dalam suatu komunitas dan organisasi. Contoh-contoh nyata yaitu dalam memberikan kritikan dan pendapat-pendapat yang merupakan suatu usaha untuk mengembangkan komunitas dan organisasi ke arah yang lebih baik. Namun, dalam menjalankan kebebasan ini juga tidak luput dari pengendalian diri dan control social. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadinya suatu konflik yang menjurus pada suatu hal yang tidak diinginkan. Memang suatu musyawarah tidak akan luput dari yang namanya konflik dan perdebatan. Namun dalam hal ini dengan adanya suatu pengendalian diri dan control social perdebatan dan konflik pada akhirnya akan menjurus pada suatu kesepakatan yang bulat dan disetujui oleh semua pihak.

Pada intinya, kebebasan memang menjadi suatu harapan dan keadaan yang sangat didambakan oleh semua lapisan masyarakat. Namun, suatu kebebasan harus mepertimbangkan dan tidak melupakan suatu control social dan pengendalian diri. Pasalnya, Negara Indonesia dengan ideology Negara demokrasi telah memberikan wadah dimana kita bebas untuk berekspresi dengan tidak melupakan kepentingan dan kehidupan orang lain. Dengan terciptanya kondisi dan rasa yang seperti itu maka akan terwujudlah harapan bersama dalam mencapai suatu kehidupan yang adil dan makmur.

Jumat, 04 Februari 2011

When The Children Cry



little child
dry your crying eyes
how can I explain
the fear you feel inside
cause you were born
into this evil world
where man is killing man
and no one knows just why
what we have become
just look what we have done
all that we destroyed
you must build again

when the children cry
let them know we tried
cause when the children sing
then the new world begins

little child
you must show the way
to a better day
for all the young
cause you were born
for all the world to see
that we all can live
with love and peace
no more presidents
and all the wars will end
one united world
under god

when the children cry
let them know we tried
cause when the children sing
then the new world begins

what we have become
just look what we have done
all that we destroyed
you must build again
no more presidents
and all the wars will end
one united world
under god

when the children cry
let them know we tried
when the children fight
let them know it ain't right
when the children pray
let them know the way
cause when the children sing
then the new world begins

Selasa, 16 November 2010

Ad Maiorem Dei Gloriam

Mars melambangkan suatu semangat yang tinggi dan kebanggaan akan sebuah nama besar. Suatu mars mengandung arti dan makna yang mendalam bagi setiap lembaga atau organisasi yang memililkinya. Didalam nyanyian mars terkandung janji yang menjadi motifasi dasar suatu pengembangan setiap lembaga atau organisasi pemilik mars tersebut.
Kolese Gonzaga dengan semboyannya “Ad Maiorem Dei Gloriam” yang berarti “demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar, ” merupakan sebuah tujuan atau cita-cita yang terkandung didalam Mars Kolese Gonzaga. Demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar merupakan suatu cita-cita yang sangat terpuji. Dalam melakukan segala hal apapun itu dibutuhkan suatu penyerahan secara optimal kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini bertujuan agar segala apapun yang dikerjakan selalu mendapat berkat dan bimbingan dari-Nya untuk mencapai suatu kesuksesan.
Diambil dari sudut pandang saya pribadi, Mars kolese Gonzaga mengandung suatu cita-cita yang bertujuan untuk menegakkan suatu hubungan sosial antar individu. Terbukti dalam baitnya yang pertama yang menuliskan suatu kerjasama dengan cintakasih bagi umat manusia. Sebuah cita-cita luhur yang menjadi suatu kebanggaan bagi siswa-siswi Kolese Gonzaga. Di era globalisasi zaman ini, begitu banyak kaum muda bahkan orang tua yang lebih mementingkan kehidupan pribadinya daripada kehidupan sosial. Berbeda dengan cita-cita yang terkandung dalam Mars kolese gonzaga yang menyangkut hidup salih berkomunitas dan menghargai satu sama lain. Dan sangat diharapkan bahwa cita-cita ini benat-benar nyata dan terbukti dalam komunitas Kolese Gonzaga.
Lambang Kolese Gonzaga merupakan simbol yang mempersatukan masyarakat Gonzaga. Didalamnya terkandung makna-makna yang menjadi dasar pembentukan pribadi masyarakatnya. Masyarakat yang agung, berani dan penuh cinta kasih yang diwujutkan bagi palayanan dan kesejahteraan sesama. Sesuai dengan semboyannya semua ini dilakukan semata-mata demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.
Suatu kebanggaan bagi saya pribadi sebagai penulis menjadi anggota dalam masyarakat Gonzaga. Selain melihat dari sudut pandang pendidikannya, Kolese Gonzaga juga memiliki sarana dan prasarana yang sangat memadai dalam megembangkan bakat dan minat para siswa-siswinya. Ekstrakulikuler yang lumayan lengkap memberikan sedikit sentuhan yang menumbuhkan minat untuk bergabung dan masuk sebagai komunitas Gonzaga. Dapat dikatakan selain segi akademis sekolah yang baik, Kolese Gonzaga juga memiliki segi non akademis yang cukup membanggakan pula, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa peminat akan sekolah ini lumayan banyak.
Sebagai salah satu anggota masyarakat Gonzaga, kebanggaan-kebanggaan saya terhadap sekolah ini akan saya nampakkan dalam suatu kerja keras. Suatu kerja keras yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri saya pribadi. Dengan peningkatan kulaitas diri tersebut, harapan saya nantinya dapat meningkatkan kualitas sekolah dan membanggakan serta mengharumkan nama baik sekolah. Mungkin dalam kehidupan nyata saya pribadi mengekui bahwa saya masih kurang dalam semangat kerja keras. Terkadang di masa remaja seperti ini rasa malas masih hidup dan mengalir dalam diri saya. Akibatnya, pengembangan kualitas dan kuantitas diri yang saya harapkan sedikit tersendat dalam kenyataannya. Namun, dari pengalaman yang tidak menyenagkan ini terdapat suatu penyesalan yang timbul dalam diri saya secara pribadi. Dan dari itu semua menjadi suatu pelajaran bagi saya agar dapat mengubah kesalahan yang telah saya lakukan agar tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri saya pribadidapat terlaksana dengan baik. Dan nantinya harapan untuk meningkatkan kualitas sekolah dan membanggakan serta mengharumkan nama baik sekolah dapat saya buktikan dalam kehidyupan nyata. Sekali lagi, sebagai masyarakat Kolese Gonzaga, semua ini dilakukan semata-mata demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.
Layaknya sekolah menengah pada umumnya, tahap awal untuk menjadi siswa dan siswi di Kolese Gonzaga juga menggunakan Masa Orientasi Siswa (MOS). Tahap ini bertujuan awal untuk mengenalkan kepada para calon siswa dan siswi tentang lingkungan dan keadaan Kolese Gonzaga. Dengan adanya Masa Orientasi Siswa ini saya menjadilebih mengenal secara mendalam tentang Kolese Gonzaga walaupun itu belum seluruhnya. Nilai-nilai yang dapat saya petik dalam mengikuti MOS di Gonzaga berupa nilai-nilai suatu kerja keras dan hidup bersama. Selain itu dari MOS ini mental saya sedikit dilatih untuk lebih berani memilih dan menentukan hal-hal yang terbaik untuk kehidupan pribadi dan bersama. Sebenarnya saya bukanlah anggota komunitas Kolese Gonzaga seutuhnya. Saya adalah seorang seminaris yang merupakan anggota komunitas Seminari Wacana Bhakti. Namun, saya bersekolah di Kolese Gonzaga untuk tahap tahun kedua, ketiga, dan keempat di seminari yaitu kelas satu, dua,dan tiga. Jadi saya tidak terlibat secara aktif dengan kegiatan-kegiatan Gonzaga seperti Jambore, kepanitiaan, dan organisasi lainnya.
Jika ditanya tentang hubungan kebanggaan saya terhadap Kolese Gonzaga dengan makna dari Mars dan lambang Gonzaga, begitu banyak jawaban yang terkait dengan hal tersebut. Dasarnya bahwa kebanggaan yang saya miliki terhadap Kolese Gonzaga, terdapat pada hidup komunitasnya dan kehidupan intelektualnya yang semuanya itu terdapat dalam makna lambang dan Mars Gonzaga. Kembali pada semboyan “Ad Maiorem Dei Gloriam,” sebagai seorang seminaris, aspek kehidupan rohani sangatlah ditekankan. Penyerahan diri secara total kepada Tuhan Yang Maha Esa sangatlah dibutuhkan untuk megembangkan panggilan. Semua ini sangatlah berhubungan dengan semboyan Gonzaga yang menyerahkan segala kegiatan dan aktivitas dirinya semata-mata demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar. Jadi, kebanggaan saya terhadap Kolese Gonzaga sangatlah berhubungan dengan makna dari Mars dan Lambang Kolese.menjadi masyarakat Kolese Gonzaga memberikan kekenyangan pada diri saya dalam hal intelektual dan kerohanian.


- CKBR -

Selasa, 17 Agustus 2010

HIkayat Ali Baba

Dahulu kala, dikota Persia, hidup 2 orang bersaudara yang bernama Kasim dan Alibaba. Alibaba adalah adik Kasim yang hidupnya miskin dan tinggal di daerah pegunungan. Ia mengandalkan hidupnya dari penjualan kayu bakar yang dikumpulkannya. Berbeda dengan abangnya, Kasim, seorang yang kaya raya tetapi serakah dan tidak pernah mau memikirkan kehidupan adiknya.

Suatu hari, ketika Alibaba pulang dari mengumpulkan kayu bakar, ia melihat segerombol penyamun yang berkuda. Alibaba segera bersembunyi karena takut jika ia terlihat, ia akan dibunuh. Dari tempat persembunyiannya, Alibaba memperhatikan para penyamun yang sedang sibuk menurunkan harta rampokannya dari kuda mereka. Kepala penyamun tiba-tiba berteriak, "Alakazam ! Buka!..". Pintu gua yang ada di depan mereka terbuka perlahan-lahan. Setelah itu mereka segera memasukkan seluruh harta rampokan mereka. "Alakazam ! tutup! " teriak kepala penyamun, pintu gua pun tertutup.

Setelah para penyamun pergi, Alibaba memberanikan diri keluar dari tempat sembunyinya. Ia mendekati pintu gua tersebut dan meniru teriakan kepala penyamun tadi. "Alakazam! Buka!.." pintu gua yang terbuat dari batu itu terbuka. "Wah! Hebat!" teriak Alibaba sambil terpana sebentar karena melihat harta yang bertumpuk-tumpuk seperti gunung. "Gunungan harta ini akan Aku ambil sedikit, semoga aku tak miskin lagi, dan aku akan membantu tetanggaku yang kesusahan". Setelah mengarungkan harta dan emas tersebut, Alibaba segera pulang setelah sebelumnya menutup pintu gua.

Istri Alibaba sangat terkejut melihat barang yang dibawa Alibaba. Alibaba kemudian bercerita pada istrinya apa yang baru saja dialaminya. "Uang ini sangat banyak! bagaimana jika kita bagikan kepada orang-orang yang kesusahan.." ujar istri Alibaba. Karena terlalu banyak, uang emas tersebut tidak dapat dihitung Alibaba dan istrinya. Akhirnya mereka sepakat untuk meminjam kendi sebagai timbangan uang emas kepada saudaranya, Kasim. Istri Alibaba segera pergi meminjam kendi kepada istri Kasim. Istri Kasim, seorang yang pencuriga, sehingga ketika ia memberikan kendinya, ia mengoleskan minyak yang sangat lengket di dasar kendi.

Keesokannnya, setelah kendi dikembalikan, ternyata di dasar kendi ada sesuatu yangberkilau. Istri Kasim segera memanggil suaminya dan memberitahu suaminya bahwa di dasar kendi ada uang emas yang melekat. Kasim segera pergi ke rumah Alibaba untuk menanyakan hal tersebut. Setelah semuanya diceritakan Alibaba, Kasim segera kembali ke rumahnya untuk mempersiapkan kuda-kudanya. Ia pergi ke gua harta dengan membawa 20 ekor keledai. Setibanya di depan gua, ia berteriak "Alakazam! Buka!", pintu batu gua bergerak terbuka. Kasim segera masuk dan langsung mengarungkan emas dan harta yang ada di alam gua sebanyak-banyaknya.

Ketika ia hendak keluar, Kasim lupa mantra untuk membuka pintu, ia berteriak apa saja dan mulai ketakutan. Tiba-tiba pintu gua bergerak, Kasim merasa lega. Tapi ketika ia mau keluar, para penyamun sudah berada di luar, mereka sama-sama terkejut. "Hei maling! Tangkap dia, bunuh!" teriak kepala penyamun. "Tolong! saya jangan dibunuh", mohon Kasim. Para penyamun yang kejam tidak memberi ampun kepada Kasim. Ia segera dibunuh.

Istri Kasim yang menunggu di rumah mulai kuatir karena sudah seharian Kasim tidak kunjung pulang. Akhirnya ia meminta bantuan Alibaba untuk menyusul saudaranya tersebut. Alibaba segera pergi ke gua harta. Disana ia sangat terkejut karena mendapati tubuh kakaknya sudah terpotong. Setibanya dirumah, istri Kasim menangis sejadi-jadinya. Untuk membantu kakak iparnya itu Alibaba memberikan sekantung uang emas kepadanya. Istri Kasim segera berhenti menangis dan tersenyum, ia sudah lupa akan nasib suaminya yang malang. Alibaba membawa tubuh Kasim ke tukang sepatu untuk menjahitnya kembali seperti semula. Setelah selesai, Alibaba memberikan upah beberapa uang emas. Dilain tempat, di gua harta, para penyamun terkejut, karena mayat Kasim sudah tidak ada lagi. "Tak salah lagi, pasti ada orang lain yang tahu tentang rahasia gua ini, ayo kita cari dan bunuh dia!" kata sang kepala penyamun. Merekapun mulai berkeliling pelosok kota. Ketika bertemu dengan seorang tukang sepatu, mereka bertanya, "Apakah akhir-akhir ini ada orang yang kaya mendadak ?". "Akulah orang itu, karena setelah menjahit mayat yang terpotong, aku menjadi orang kaya". "Apa! Mayat! Siapa yang memintamu melakukan itu?" Tanya mereka. "Tolong antarkan kami padanya!". Setelah menerima uang dari penyamun, tukang sepatu mengantar mereka ke rumah Alibaba. Si penyamun segera memberi tanda silang dipintu rumah Alibaba. "Aku akan melaporkan pada ketua, dan nanti malam kami akan dating untuk membunuhnya," kata si penyamun. Tetangga Alibaba, Morijana yang baru pulang berbelanja melihat dan mendengar percakapan para penyamun.

Malam harinya, Alibaba didatangi seorang penyamun yang menyamar menjadi seorang pedagang minyak yang kemalaman dan memohon untuk menginap sehari di rumahnya. Alibaba yang baik hati mempersilakan tamunya masuk dan memperlakukannya dengan baik. Ia tidak mengenali wajah si kepala penyamun. Morijana, tetangga Alibaba yang sedang berada di luar rumah, melihat dan mengenali wajah penyamun tersebut. Ia berpikir keras bagaimana cara untuk memberitahu Alibaba. Akhirnya ia mempunyai ide, dengan menyamar sebagai seorang penari. Ia pergi ke rumah Alibaba untuk menari. Ketika Alibaba, istri dan tamunya sedang menonton tarian, Morijana dengan cepat melemparkan pedang kecil yang sengaja diselipkannya di bajunya ke dada tamu Alibaba.

Alibaba dan istrinya sangat terkejut, sebelum Alibaba bertanya, Morijana membuka samarannya dan segera menceritakan semua yang telah dilihat dan didengarnya. "Morijana, engkau telah menyelamatkan nyawa kami, terima kasih". Setelah semuanya berlalu, Alibaba membagikan uang peninggalan para penyamun kepada orang-orang miskin dan yang sangat memerlukannya.

Jumat, 18 Juni 2010

Mimpi terindah


Sehabis berdoa Novena 3 Salam Maria, aku tertidur dengan lelap. Aku selalu berharap bisa berkomunikasi dengan Allah lewat doa-doaku, dan mengharapkan terjadi mukjizat karena di kabulkannya doa Novenaku ini. Tetapi selama ini merasa bahwa doaku belum juga di kabulkan . Sampai pada suatu malam..

Aku : "Zzzzz Zzzzz Zzzzz......"

TUHAN : "Bangun !!!"

Aku : "Hmmm.... siapa ya ?"

Tuhan : "AKU ??? AKU TUHAN. AKU dengar di doamu, kau ingin bicara langsung dengan-KU, maka doamu KU-kabulkan."

Aku (tertegun) : "Oh, aku tidak menyangka doaku dikabulkan,. Lalu kita ada di mana ?"

TUHAN : "Di dalam mimpimu, ini media paling mudah untuk berbicara."

AKU (tertegun) : "Ooooh..."

TUHAN : "KU-dengar di doamu, kau ingin mengajukan pertanyaan kepada KU. AKU ingin mendengarnya sekarang."

Aku : "Benar. Bisakah sekarang kumulai ?"

Tuhan : "Tentu."

Aku : "TUHAN, tahukah ENGKAU bahwa dunia yg KAU ciptakan ini penuh dengan ketidakadilan. Banyak orang percaya dianiaya. Orang benar menderita. Itu tidak adil TUHAN !"

TUHAN : "Menurutmu, apakah adil, ketika AKU mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosamu??"

Aku : "Kalau begitu, semua orang benar harus menderita di dunia, begitu ?"

TUHAN : "Apakah penderitaan itu selamanya ? Mengapa ketika menderita manusia selalu bertanya "mengapa harus aku?". Tetapi, ketika senang, mereka tidak pernah bertanya, "mengapa harus aku ?"

Aku : "Kalau begitu, mengapa banyak orang jahat hidup senang ?"

TUHAN : "Kau yakin ?"

Aku : "Ya... walaupun tidak semua ..."

Tuhan : "Kalau begitu, cobalah jadi jahat, dan lihatlah, seberapa lama kau akan senang, kau bisa membuktikannya sendiri."

Aku : "Hidup ini terlalu rumit untuk dijalani, mengapa KAU selalu mendatangkan cobaan dan masalah?"

TUHAN: "Masalah KU-datangkan bukan untuk disesali dan dikeluhi, tapi untuk diselesaikan. Cobaan KU-datangkan untuk menunjukkan adanya diri-KU, dan perlunya berserah pada-KU."

Aku : "Tapi, setiap masalah datang, Aku selalu berdoa meminta jalan keluar. Tetapi, kadang KAU tidak memberinya ? Mengapa ?"

TUHAN : "Mengapa ? Pertanyaan bagus! Mengapa setiap firman yang KU-perintahkan padamu, kau tidak pernah melakukannya atau selalu menunda-nunda ? Sebelum engkau menuai, menaburlah terlebih dahulu."

Aku : "Mengapa manusia tidak pernah puas terhadap dirinya ?"

TUHAN : "Manusia tidak akan menyadari betapa berharganya sesuatu, sampai mereka kehilangan semuanya.

Aku : "Karena itulah TUHAN, mengapa penyesalan selalu datang terlambat? Itu menyebalkan..."

TUHAN : "Kalau belum terlambat, bukan penyesalan namanya. Kalau belum menyesal, manusia tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya."

Aku : "Memang benar. Tapi, penyesalan selalu mendatangkan penderitaan."

TUHAN : "Ketika penyesalan datang, manusia diberi 2 pilihan. Pertama, segera bangkit dan meninggalkan duka-citanya. Itu membuat manusia makin kuat dan terasah. Kedua, berkata : "Aku tidak kuat, beban ini terlalu berat untuk dijalani". itu mendatangkan penderitaan."

Aku : "Perlukah aku memelihara doa dan waktu untuk-MU setiap harinya ?"

Tuhan : "Perlukah AKU mejagamu dan mengawasimu setiap harinya ?"

Aku : "TUHAN, seringkali aku sudah berusaha dan berusaha, tapi selau gagal ! Mengapa?"

TUHAN : "Berapa kali kau mencoba ?"

Aku : "Katakanlah 10 kali."

TUHAN : "Bagus. Kalau begitu kau sudah mengetahui 10 cara yg tidak berhasil. Jangan samakan kegagalan dengan pengalaman. Manusia tidak pernah gagal, sampai dia berhenti berusaha."

Aku : "Tapi, semua itu terlalu beresiko TUHAN. Setiap usaha mempunyai resiko."

TUHAN : "Sesungguhnya, ketika kau takut mengambil satu resiko, kau telah mengambil resiko yang tersisa, yaitu kau tidak akan pernah berhasil !"

Aku : "Kalau begitu, bagaimana cara mendapat kesenangan hidup ?"

TUHAN : "Cintailah dirimu sendiri, dan senantiasa bersyukur. Hidup ini sebenarnya indah. Jika masalah datang, jangan biarkan masalah menguasai dirimu, tetapi belajarlah menguasai masalah. Ah, waktu kita habis, kau sudah harus bangun pagi..."

Aku : "Kapan kita bisa berbicara seperti ini lagi ?"

Tuhan : "Kapanpun. Sebenarnya jarak Kita hanya dipisahkan oleh doa."

Aku : "Oke, terima kasih TUHAN atas pembicaraan yg indah ini."

TUHAN : "Sama-sama."

Aku pun terbangun dari mimpiku......

TUHAN Memberkati

Minggu, 30 Mei 2010

Jam di surga...

Ada serombongan manusia yang sedang menunggu masuk di pintu sorga.Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat malaikat yang bertugasdi sana .Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknyayang terlihat di bandara udara saja.Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia ini.Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untukberbagai kota tujuan, jam dinding di sorga juga berbeda kecepatan putarannya.Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada malaikat di sana ."Hi.malaikat, mengapa jam-jam ini putarannya berbeda-beda, " tanyamanusia tersebut kepada malaikat."Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuranpejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup," jawab sang malaikat."Semakin jujur pemerintahan di negara Anda, jam negara Anda disinisemakin lambat. Sebaliknya semakin korup pejabat pemerintah negara Anda,semakin cepat pula jalannya," lanjut sang malaikat."Coba lihat," kata seorang yang sedang antri kepada yang lainnya, "jamPhilipina berputar kencang. Berarti memang benar Marcos banyak korupsi tuh.""Itu lagi...itu lagi...!!!!" seru yang lainnya, "Jam Kongo, negaranyaMobutu Seseseko berputar tidak kalah cepat dari jam Philipina."Mereka semua terlihat asik menikmati perputaran jam-jam tersebut. Tapimereka mencari-cari, dimana gerangan jam Indonesia .Salah seorang dari mereka memberanikan diri menanyakan kepada malaikat tadi."Hi..malaikat, dimanakah gerangan jam Indonesia ?" tanya manusia tersebut."Oh, jam Indonesia ... Kami taruh dibelakang dapur. Sangat cocokdijadikan kipas angin," jawab sang malaikat.
The end-

Minggu, 23 Mei 2010

Reflections of a Beautiful Morning

The sun rises above the hillcrest,
As does the joy of my heart;
Rays of warmth and love,
From her I will never depart.

Fresh dew upon the grass,
Young birds chirp in their nests;
I watch her gently sleep,
My love to her I silently profess.

I enjoy the stillness and calm,
Watching as she smiles and dreams;
She brings me to stillness and peace,
Like that of a slow flowing stream.

My heart and soul flow with love,
And I smile as I quietly reflect;
Iâۉ„¢ve been handed a sweet princess,
A sweet princess to love and to protect.

A vow to myself I make,
As she quietly sleeps away;
To love and always cherish her,
Until my last breath... until my last day.

Dia Mengaku Juga

 
 

Ketika sebuah tengkorak manusia purba berhasil diangkat dari lembah Sangiran, kelompok ilmuwan yang meneliti kesulitan untuk menentukan umurnya.

Berbagai tes di laboratorium dilakukan dengan berbagai hasil yang tidak cocok satu dengan yang lainnya. Setelah berjalan enam bulan tanpa hasil, kabar tersebut terdengar oleh pimpinan badan intelijen yang lalu memerintahkan anak buahnya untuk mengambil alih masalah tersebut.

Tiga hari kemudian, dengan bangga ia mengabarkan kepada kelompok ilmuwan tadi bahwa tengkorak itu bernama Phalus Erectus dan umurnya 25.141 tahun 6 bulan 3 hari. Kelompok ilmuwan tersebut heran dan terkagum-kagum.

“Bagaimana anda dapat menentukan nama dan usia tengkorak tersebut sedemikian tepatnya padahal kami sendiri dengan berbagai peralatan canggih tidak memperoleh hasil yang memuaskan?” tanya para ahli tersebut.

Sang perwira dengan bangga menjawab, “Memang anak buah saya sempat memar tinjunya dan tengkorak tersebut tidak kalah parah keadaannya, tetapi akhirnya ia tidak tahan dan mengaku juga.”

 "Non Multa Sed MUltum", Bukan Kuantitas tetapi Kualitas.......
btapa cerianya wajah para pencari Tuhan ini..........
hahaha....................

Kamis, 06 Mei 2010

Keseimbangan Hidup


Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari".

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."

Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.
Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua".

"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis".

Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati".

==============================================

Dapat membuat kehidupan seimbang tentu akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan. Namun bisa membuat kehidupan menjadi seimbang, itulah yang tidak mudah.

Saya kira, kita membutuhkan proses pematangan pikiran dan mental. Butuh pengorbanan, perjuangan, dan pembelajaran terus menerus. Dan yang pasti, untuk menjaga supaya tetap bisa hidup seimbang dan harmonis, ini bukan urusan 1 atau 2 bulan, bukan masalah 5 tahun atau 10 tahun, tetapi kita butuh selama hidup. Selamat berjuang!

Kamis, 25 Maret 2010

Wonderful story...

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" (Ams. 3:5) "

KISAH 3 POHON


Memang benar kita semua punya mimpi-mimpi yang hancur dan Allah tetap berdiri di atas mimpi-mimpi kita yang hancur karena Dia memiliki mimpi yang lebih baik, lebih tinggi, lebih agung bagi kita...

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.

Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya" .

Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku".

Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: "Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku" .

Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu...

Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi...doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak.. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami.

Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap.

Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.

Kemudian suatu hari... Sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang dan menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian...
Sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: "Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun berhenti. Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.

Akhirnya...
Seseorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya...

KETIKA KEADAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN,
KETAHUILAH BAHWA TUHAN MEMILIKI RENCANA UNTUKMU.
JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA , IA AKAN MEMBERIMU
BERKAT-BERKAT BESAR.
KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN, TETAPI
TIDAK DENGAN CARA YANG SEPERTI MEREKA BAYANGKAN.
BEGITU JUGA DENGAN KITA, KITA TIDAK SELALU TAHU APA RENCANA
TUHAN BAGI KITA.
KITA HANYA TAHU BAHWA JALAN-NYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI
JALAN-NYA ADALAH YANG TERBAIK BAGI KITA,
SELAMANYA..

Minggu, 21 Maret 2010

ESOK.....

ketika esok dimulai tanpa diriku,
aku tak ada di sana untuk menyaksikannya..
jika matahari terbit dan mendapatkan matamu penuh air mata untukku,
aku sangat berharap kau takkan menangis seperti hari itu..
sambil memikirkan banyak hal yang tak sempat dikatakan..
dan setiap kali kau berpikir tentang diriku, aku tahu kau akan merindukanku juga..
tapi saat esok hari dimulai tanpa diriku, cobalah untuk mengerti....

selama hidupku selalu terpikirkan tak ingin mati,,
masih banyak yang belum kujalani dan banyak yang belum kulakukan...
berpikir tentang hari kemarin...
tentang semua kesenangan yang dialami...
jika bisa menghidupkan hari kemarin, sebentar saja...
tapi aku sepenuhnya sadar ini tak mungkin terjadi..
sebab kehampaan dan kenangan akan menggantikanku...

hari ini untuk kehidupan di dunia adalah masa lalu,
tapi di sini dimulai hari baru..
aku berjanji tidak ada esok hari, tapi hari ini kan selalu abadi...
dan karena setiap hari adalah hari yang sama,
tak ada lagi kerinduan akan masa lalu...

maka, maukah kau raih tanganku dan berbagi hidup denganku?
agar ketika esok dimulai tanpa diriku, jangan berpikir kita akan berjauhan,,
karena setiap kali kau memikirkan diriku,,
aku berada di hatimu...

Thankz...bwt seseorang dmana tulisan ini berasal.....

Selasa, 16 Maret 2010

someone called father....

maybe..
in OUR life.
we always said,,
"my mom is the best"..

we juss forget our father.

but,
to be honest.,
my father is the best thing i ever have in my life.
he's my hero.
he always gives me a strength to pass a hard world, right in front of me.
he always told me to be a tough men.
he always told me to keep dreaming,what i wanna be.
he always told me to choose the right way when i am confusing.
he always there..
and forever will be.

altough,
sometimes.
our father is so ambitius,hard,and looks like doesn't care.
sometimes,
seems like so anger.
but,,
deeP in his heart,,he do that,,for us.
so we can be a someone.

becoz he love us......



Sabtu, 06 Maret 2010

Tentang Waktu

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.